Senin (21/8), musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi sejak Januari 2023 lalu kembali membawa dampak kekeringan di beberapa titik wilayah DIY. Salah satunya daerah Gunung Kidul. Padukuhan Dondong, RT 8, RW 4, Desa Jetis, Saptosari, Gunung Kidul salah satu daerah tertinggi yang sudah setengah tahun belum diguyur hujan dan sudah beberapa pekan ini mengalami kekeringan. Pedukuhan yang terdiri dari 24 KK ini harus berupaya mencari bantuan air secara mandiri. Hingga saat ini belum ada bantuan penyaluran atau kebijakan khusus dari pemerintah setempat terkait pengadaan air yang bisa memenuhi kebutuhan air bersih dan kelangsungan hidup masyarakat.
PPPA Daarul Qur’an Perwakilan Yogyakarta menyalurkan #SedekahAir 4 tanki sebanyak 20.000 liter untuk warga Padukuhan Dondong, RT 8, RW 4, Jetis, Saptosari, Gunung Kidul. Selain wilayahnya yang kekeringan, lokasi ini diprioritaskan karena lingkungan penerima manfaatnya adalah ada yatim dhuafa, Taman Pendidikan Al-Qur’an, dan ada seorang penghafal Al-Qur’an 30 juz tuna netra ikut membantu dakwah PPPA Daarul Qur’an di Gunungkidul. Adanya penyaluran sedekah air ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air dan kelangsungan hidup masyarakat setempat.
Selama kekeringan terjadi, air bersih masih menjadi kebutuhan urgen di wilayah Jetis, Saptosari, Gunungkidul, termasuk beberapa daerah lainnya seperti Nglipar dan Imogiri. Bismillaah, sampai September 2023 nanti, PPPA Daarul Qur’an Perwakilan Yogyakarta berencana mendistribusikan kebutuhan 250.000 liter air bersih ke fokus tiga wilayah tersebut. Beberapa lokasi juga membutuhkan tandon air permanen untuk menampung bantuan air kepada warga. Untuk distribusi #SedekahAir tahap awal sebanyak 30.000 liter di wilayah Saptosari dan Nglipar didukung penuh donasi dari Klinik DAQU Sehat Magelang. Alhamdulillaah, jazakumullaah khairan katsira.
