
“Dari dulu tidak boleh sekolah, cuma bolehnya mondok, kakak selalu mengatakan kalau sekolah cuma untuk dunia tidak mikirin akhirat, tapi aku selalu bilang kalau seperti akhirat yang butuh ilmu dunia juga butuh ilmu,” ujar Rini mengingat larangan kakaknya beberapa tahun lalu sebelum ia belajar dan menghafal al-Qur’an di Rumah Tahfidz al-Islam.
Rini santri asal Magelang Jawa Tengah ini sudah tiga tahun belajar dan menghafal al-Qur’an, hafalannya sudah mencapai juz 2 setelah sebelumnya selesai juz 30.
Rini bercita-cita untuk dapat menyelesaikan hafalannya dan dapat mendirikan pesantren di daerahnya, ia sangat prihatin dengan lingkungan di daerahnya dimana para muda-mudi dan remaja masih asyik bermain dan kurang peduli akan pendidikan. “Saya ingin manfaat untuk lingkungan saya, saya ingin membangun pesantren agar bisa mengajak anak-anak kampung mengaji,” harap Rini.
Sahabat dapat membantu Rini mewujudkan cita-cita mulianya dengan menjadi wali asuhnya, dengan cara mengisi link formulir ini terlebih dahulu,
Formulir menjadi wali asuh Rini
