
Ani Arfianti, menginjak kelas 12 Madrasah Aliyah kini Ani panggilan akrabnya tengah penuh was-was. Walaupun hafalannya sudah dapat 5 juz namun Ani ingin melanjutkan hafalannya sambil kuliah. Santri rumah tahfidz Al-Islam asal Magelang ini memilih untuk giat belajar agar bisa diterima ke kampun negeri nantinya.
“Kan biayanya lebih murah, rencananya mau daftar beasiswa dari pemerintah,” ujar Ani yang ingin sekali masuk jurusan Tafsir Al-Qur’an di UIN ini.
Ani yang hobi nonton Mata Najwa ini pun bercerita kenapa ingin terjun di lingkungan aktivis kemanusiaan, ia sering merasa prihatin dengan lingkungan di luar daerahnya terlebih ketika berkunjung ke kota-kota besar ia merasa risau melihat hotel dan mall mewah tapi sampingnya adalah perkampungan kumuh. Menurut Ani hal itu terjadi karena sistem pembangunan yang mengabaikan faktor lingkungan.
Keinginannya memasuki jurusan Tafsil Al-Qur’an adalah lantaran ia berkeinginan mengkaji Al-Qur’an, tidak hanya dihafal namun juga dicari tahu maknanya dan diimplementasikan untuk kehidupan, termasuk dalam kaitannya tentang pembangunan.
Meski orangtuanya adalah buruh tani namun kegelisahannya melihat orang-orang yang berada di perotaan yang tak cukup punya akses untuk tinggal di tempat yang layak menjadi keprihatinannya, Ani merasa beruntung tinggal di sebuah desa yang Asri, ia ingin Bumi Pertiwi nan asri terus lestari.
Sahabat mari dukung Ani menjadi pejuang lingkungan dan Aktivis HAM untuk menyuarakan nilai-nilai ketidakadilan yang masih banyak terjadi dalam kehidupan masyarakat kita. Semoga ikhtiar mendukung putra-putri terbaik bangsa seperti Ani menjadi jalan menegakkan dakwah Al-Qur’an yang senantiasa membawa pada keadilan dan kedamaian.
Sahabat dapat mengisi formulir berikut untuk mendaftar menjadi wali asuh bagi Ananda Ani Arfianti
