
Arrahma Zaki Amalia (16), adalah salah satu santri rumah tahfidz al-Islam Yogyakarta, santri asal Magelang, Jawa Tengah ini sudah ditinggal bapaknya sejak masih belia. Setelah beberapa bulan ibunya melahirkan Rahma, panggilan akrabnya, bapaknya pergi meninggalkan dirinya dan sang ibu. Orangtua Rahma bercerai sejak saat itu, Rahma jelas tidak tahu apa yang terjadi berikutnya dengan kehidupan dirinya dan ibunya.
Akhirnya pada 2019 lalu ia datang kerumah tahfidz al-Islam setelah mendapat rekomendasi dari guru BK-nya ketika masih SMP, tidak adanya biaya untuk melanjutkan sekolah membuat Rahma memilih belajar di rumah tahfidz yang tidak memungut biaya untuk santri dhuafa seperti dirinya. Kini ia tengah duduk di kelas 12 Madrasah Aliyah, hafalannya termasuk paling banyak diantara teman-teman lainnya, yaitu sudah sampai juz 4 selama dua tahun berada di rumah tahfidz.
Rahma mempunyai cita-cita mulia untuk mendirikan rumah tahfidz bagi anak-anak yang mengalami broken home seperti dirinya, menurutnya anak broken home sering mendapat stigma buruk dari lingkungannya sehingga menghambat pertumbuhannya. “Saya ingin membangun rumah tahfidz anak-anak seperti saya agar kedepannya tidak ada lagi orang seperti saya karena orang-orang itu sering menganggap buruk anak-anak yang broken home padahal mereka memang butuh dibimbing,” ungkap Rahma penuh harap untuk masa depannya.
Mari bantu niat mulia Rahma untuk mewujudkan impiannya membangun rumah tahfidz khusus anak-anak broken home, Sahabat dapat membantu rahma agar terus lancar menghafal dan sekolah dengan menjadi wali asuh Rahma.
Sahabat dapat mengisi formulir berikut untuk mendaftar menjadi wali asuh bagi Ananda Arrahma Zaki Amalia
