Yogyakarta (14/03), PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta kembali menjalankan misinya untuk menebar kebaikan di salah satu wilayah binaan, yaitu Masjid Al-Hikmah yang berlokasi di Terban RT 027 RW 006 GK V/727 Gondokusuman, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Wilayah binaan PPPA yang diawali oleh para santri penerima Beasiswa Tahfizh Qur’an (BTQ) for leaders ini merupakan kawasan marginal yang biasa dikenal dengan Kalicode. Sejak tahun 2016 hingga saat ini, berbagai kegiatan sosial keagamaan dan kelas pembinaan untuk santri wilayah setempat dilakukan sebagai bentuk kontribusi dan upaya PPPA dalam menguatkan keimanan masyarakat marginal Kalicode.
Masjid Al-Hikmah sudah menjadi simbol, sentra dan saksi bisu perkembangan islam secara turun temurun, serta bagaimana antar generasi melanjutkan estafet keislamannya. Ustadz Ruhan dan Ustadzah Rita adalah dua tokoh pionir yang gencar bergerilya membangun peradaban islam di Masjid Al-Hikmah ini.
Dari tahun ke tahun, di tengah gempuran pengaruh misi kristenisasi yang kian menguat di lingkungan masyarakat Kalicode, semangat beliau justru kian membara untuk terus memupuk ajaran-ajaran islam dan menjalankan berbagai kegiatan yang dapat memperkokoh keimanan masyarakat setempat. Terutama para santri yang menjadi ujung tombak dan target sasaran para pegiat misi kristenisasi tersebut.
Maka, di bulan suci Ramadhan kali ini, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta selalu mengirimkan imam muda untuk memimpin kegiatan shalat tarawih di Masjid Al-Hikmah Kalicode. Dalam kultum yang disisipkan di antara Shalat Isya’ dan tarawih, di sana lah kesempatan meneguhkan keimanan itu.
“Nabi Muhammad adalah nabi terakhir sekaligus Rasul Allah, yang utus ke muka bumi ini untuk seluruh umat manusia. Beliau menuntut dan menunjukkan kepada kita semua, bahwa islam adalah satu-satunya agama yang ridhoi oleh Allah,” pungkas Ustadz Agum Munawar pada kultum shalat isya’ pada 13 Maret lalu. Beliau adalah seorang asatizh Grha Tahfizh PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta yang diutus membina santri dan Imam Muda di sana.
Tak berhenti di sana, sebagai bentuk lain dari misi meneguhkan keimanan itu, berbagi paket buka puasa dan bingkisan ramadhan juga luncurkan untuk masyarakat setempat. Ada sekitar 50 penerima manfaat yang mencakup santri dan jamaah Masjid Al-Hikmah. Mereka adalah para pemeluk yang setia merapatkan diri mengikuti serangkaian kegiatan masjid di bulan suci dari sore hingga larut malam. Shalat lima waktu, TPA, shalat tarawih hingga tadarus Al-Qur’an.
Semoga misi menebar kebaikan di bulan suci ini menjadi hidayah sekaligus meneguhkan keimanan masyarakat Kalicode untuk senantiasa menghidupkan budaya dan tradisi keislaman di lingkungan sekitarnya.
