Dimulai, Sinergi Program Qur’an Rumah Kepemimpinan Yogyakarta Bersama PPPA Daarul Qur’an

Kamis (10/11) malam, bertempat di Asrama Rumah Kepemimpinan Yogyakarta Program Tahsin Tahfizh Al-Qur’an (TTA) dimulai. Pembukaan program TTA ini berangkat dari keinginan manajemen Rumah Kepemimpinan Yogyakarta yang ingin menghadirkan penguatan kapasitas para calon pemimpin muda yang dikelolanya agar bisa memiliki kompetensi mengaji Al-Qur’an yang baik. Sandi Danu, Supervisor Rumah Kepemimpinan Yogyakarta, menjelaskan bahwa harapan sinergi dengan PPPA Daarul Qur’an dapat memberikan penguatan yang komprehensif, terukur, dan terjaga.

Ustadzah Uswatun Aeniah, pengelola program Grha Tahfizh Daarul Qur’an Yogyakarta yang mengelola program pembelajaran ini mengungkapkan bahwa program TTA ini akan diberlakukan kelas-kelas dengan silabus dengan standarisasi dari LSP Daarul Qur’an, kitab metode tahsin yang jelas, dengan ujian berkala, sampai pada para pengajar yang telah tersertifikasi kompetensi mengajarnya di bidang Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an. Sehingga program sinergi pembelajaran Al-Qur’an ini dilaksanakan dengan keteraturan dan keterukuran, bukan sekedar hanya mengaji saja. Uswatun Aeniah juga menambahkan bahwa luaran (output) dari program Tahsin Tahfizh Al-Qur’an bersama Rumah Kepemimpinan Yogyakarta ini adalah rata-rata para santri akan memiliki kompetensi mengaji dan mengajar di skema Tahsin Mutawasith (madya) dengan hafalan Juz 30 Al-Qur’an.

Maulana Kurnia Putra, Kepala Perwakilan LAZNAS PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta, menambahkan dalam sambutannya bahwa sinergi program Tahsin Tahfizh Al-Qur’an (TTA) ini menjadi bekal kompetensi awal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pada masa depan. Maulana pun menjelaskan jika dalam membangun semangat belajar dan mengajar Al-Qur’an harus memiliki sosok ideal yang menjadi uswah (teladan) dalam kepemimpinan berbasis Al-Qur’an. Maulana memberikan contoh sosok Buya Hamka, M. Natsir, sampai Rasuna Said yang mahsyur kepemimpinan berbasis Al-Qur’an dari Indonesia yang bisa menjadi ibrah, semangat, dan inspirasi bagi para santri di Rumah Kepemimpinan Yogyakarta. Pak Pur, selaku pembina Rumah Kepemimpinan Yogyakarta pun menyampaikan harapan yang sama tentang kepemimpinan Indonesia pada masa depan akan diisi oleh para Penghafal Al-Qur’an untuk Indonesia yang lebih baik.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Need Help? Chat with us
Scroll to Top