Almarhum Ayah dan Doa di Baitullah

(Bingkisan Untuk Seorang yang Terpilih)

Masih terlalu pagi, seorang “bocah” masuk ke dalam kantor PPPA Daarul Qur’an Cabang Yogyakarta pada Jumat (10/11) lalu. Keningnya cukup basah, beberapa tetes peluh masih mengalir turun dari pelipis menuju dagunya. Kopyahnya yang hitam tak lagi bersudut sedikit kecoklatan diluruskan dari letaknya yang miring. “Assalamu ‘alaikum warahmatullah…,” ujarnya mengucap salam.

Dipersilahkan duduk, nafasnya ngos-ngosan, dua gelas air mineral diteguknya perlahan namun habis. Rupanya kedatangan “bocah” ini sembari mampir menyerahkan beberapa data arsip yang diminta PPPA Daarul Qur’an cabang Yogyakarta beberapa hari sebelumnya. “Bocah” ini adalah Bahrul Ilmi, seorang santri Rumah Tahfidz Zulfa Qurrrota Ayun di Kotagede Yogyakarta, berperawakan kecil dan masih terlihat seperti anak umur kelas 1 SMP.

Usianya ternyata tak lagi muda, 18 tahun, dan sedang mengenyam pendidikan di Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam di UIN Sunan Kalijaga. Sepagi itu, Bahrul Ilmi memenuhi panggilan untuk ujian hafalan 30 juz di kantor PPPA Daarul Qur’an Cabang Yogyakarta. Sedikit menghela nafas, Bahrul Ilmi menjawab lancar setiap sambung ayat secara acak di setiap juz hafalannya. Lekas berpamitan, Bahrul Ilmi merapikan isi tasnya yang usang untuk bersiap kuliah. Sepeda tuanya segera dikayuh dari Kotagede menuju UIN Sunan Kalijaga sejauh 8 kilometer pulang pergi setiap harinya.

Doa Terbaik di Tempat Terbaik

Selepas Dhuhur, Bahrul Ilmi kembali. Masih tetap berkeringat dengan sepeda tuanya yang disandarkan di antara parkiran motor dan mobil. Beberapa orang sudah menantinya di kantor PPPA Daarul Qur’an cabang Yogyakarta. Ketika ditanya, Bahrul Ilmi pun berkisah tentang orang tuanya. Ayahnya telah wafat sejak tahun 2009 lalu. Ibunya bertahan hidup dengan berdagang makanan kecil di sekolah Taman Kanak-Kanak di dekat rumahnya. Kehidupan kerasnya di Brebes mendorongnya untuk menjadi santri Rumah Tahfidz binaan PPPA Daarul Qur’an di Yogyakarta sejak tahun 2012.

Masih ada keinginan Bahrul Ilmi untuk tetap mendoakan almarhum ayah dan ibunya yang masih hidup dengan doa terbaik di tempat terbaik. Lewat 30 juz hafalan Al-Qur’an-nya, Bahrul Ilmi berharap ingin membahagiakan kedua orang tuanya di suatu hari.

6 tahun sudah berjalan, 30 juz sudah dihafal, Bahrul Ilmi tidak mengira dipanggilnya ke kantor PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta untuk menerima hadiah umroh ke tanah suci. Tidak ada kata-kata yang terucap darinya, bibirnya kelu tidak bisa mengungkap apa-apa selain kata “alhamdulillah…”.

Matanya sedikit memerah mengingat almarhum ayahanda dan kerja keras ibunda di rumah. Imajinasinya di siang terik itu mendoakan kedua orang tuanya di depan Ka’bah dan melancarkan hafalannya di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, antara Mekkah dan Madinah yang menjadi tempat terbaik untuk setiap doa terbaik.

Melalui PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta, Ibu Fitri Nurita Hapsari, Regional Manager PT. Bumi Nata Wisata menyerahkan langsung paket umroh untuk Bahrul Ilmi yang akan berangkat pada tanggal 11 Januari 2018. Ibu Fitri Nurita terkesan saat banyak santri binaan PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta diwisuda saat helatan Wisuda Akbar 8 pada 22 Oktober lalu. “Ini adalah sebentuk dukungan terhadap aktivitas para Penghafal Al-Qur’an di Kota Yogyakarta. Semoga tahun depan semakin banyak lagi para Penghafal Al-Qur’an yang akan berangkat ke tanah suci,” harapannya kepada semua santri Rumah Tahfidz binaan PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta.

Romansa pertemuan Jumat siang itu ditutup lirih lantunan doa dari Bahrul Ilmi, mendoakan semua yang terus mendukung para penghafal Al-Qur’an. Bertambah syahdu, Bahrul Ilmi pun mendapat ganti tas lamanya dengan yang baru. “Merknya mboten dilepas, biar kawan-kawan tahu ini tas baru,” ujar Bahrul Ilmi dengan tawa renyahnya disambut girang semua orang yang menyaksikannya pergi kuliah. Semangatnya muncul untuk bergegas kembali ke kampus dengan tetap mengayuh sepeda tuanya.[]

Salam,
Maulana

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Need Help? Chat with us
Scroll to Top